Jumat, 18 Juli 2014

Keputihan Fisiologis


Keputihan jenis  ini biasanya sering terjadi saat masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Faktor emosional juga bisa berperan. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang berlebih, itu adalah hal normal, dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal serta tidak berbau. Akan tetapi jika keputihannya banyak meskipun tidak berbau dan gatal biasanya kaum wanita sering menggunakan pentiliner agar merasa nyaman. Namun demikian hendaklah memilih pentiliner yang berbahan baku kapas, yakni  berbahan baku kapas bebas dioxin ( lewat uji lab, karena boleh jadi ada kapas yang diberi pemutih) . Memilih pentiliner berbahan baku kapas yang sudah terdaftar di KEMENKES adakah cara terbaik. Sayangnya menemukan pentiliner berbahan baku kapas dipasaran sulit  karena kebanyakan dipasaran tersedia pembalut berbahan baku kertas.
Menggunakan sebarang pembalut terutama yang berbahan baku kertas meskipun diproduksi sedemikian rupa seolah-olah seperti serat kapas.. namun jika digunakan tetap berbeda. Bahan kertas dengan tambahan pemutih  bisa menimbulkan rasa panas dan iritasi. Nah dikhawatirkan kondisi panas ini yang ditambah dengan kelembaban akibat keputihan yang banyak bisa menimbulkan lingkungan yang subur untuk berkembangnya jamur atau bakteri yang tidak baik. Nah jika ini terjadi biasanya ditandai dengan rasa gatal dan panas, perih  dan bau tidak sedap (busuk,amis). Lebih lanjut gatal yang tanpa disadari digaruk , bisa menimbulkan iritasi dan luka.. Nah inilah yang sangat dikhawatirkan sebagai awal dari infeksi.
Pembalut/pentiliner kapas di desain secara  unik sehingga memungkinkan sirkulasi udara terjadi , maka dengan demikian permukaan kulit masih mendapatkan udara. Salah satu pembalut dengan karakteristik ini adalah IN3.. Desain yang unik membuat wanita merasa nyaman sekali meskipun mengalami keputihan yang banyak. Selain itu karena pembalut ini mengandung herbal maka untuk keputihan patologis juga bisa digunakan dan sangat cespleng…. Sehat danmenyehatkan.
Untungnya untuk keputihan fisiologis pada wanita hamil tidak berpengaruh terhadap janin secara langsung, karena adanya selaput ketuban yang dapat melindungi janin.
Keputihan fisiologis atau juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri:
·         Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit
·         Cairan keputihannya encer
·         Cairan yang keluar tidak berbau
·         Cairan yang keluar berwarna krem atau bening

·         Tidak menyebabkan gatal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar