Keputihan
jenis ini biasanya sering terjadi saat
masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Faktor emosional juga bisa
berperan. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang
berlebih, itu adalah hal normal, dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal
serta tidak berbau. Akan tetapi jika keputihannya banyak meskipun tidak berbau
dan gatal biasanya kaum wanita sering menggunakan pentiliner agar merasa nyaman.
Namun demikian hendaklah memilih pentiliner yang berbahan baku kapas, yakni berbahan baku kapas bebas dioxin ( lewat uji
lab, karena boleh jadi ada kapas yang diberi pemutih) . Memilih pentiliner
berbahan baku kapas yang sudah terdaftar di KEMENKES adakah cara terbaik. Sayangnya
menemukan pentiliner berbahan baku kapas dipasaran sulit karena kebanyakan dipasaran tersedia pembalut
berbahan baku kertas.
Menggunakan
sebarang pembalut terutama yang berbahan baku kertas meskipun diproduksi
sedemikian rupa seolah-olah seperti serat kapas.. namun jika digunakan tetap
berbeda. Bahan kertas dengan tambahan pemutih bisa menimbulkan rasa panas dan iritasi. Nah
dikhawatirkan kondisi panas ini yang ditambah dengan kelembaban akibat keputihan
yang banyak bisa menimbulkan lingkungan yang subur untuk berkembangnya jamur
atau bakteri yang tidak baik. Nah jika ini terjadi biasanya ditandai dengan
rasa gatal dan panas, perih dan bau
tidak sedap (busuk,amis). Lebih lanjut gatal yang tanpa disadari digaruk , bisa
menimbulkan iritasi dan luka.. Nah inilah yang sangat dikhawatirkan sebagai
awal dari infeksi.
Pembalut/pentiliner kapas di desain secara unik
sehingga memungkinkan sirkulasi udara terjadi , maka dengan demikian permukaan
kulit masih mendapatkan udara. Salah satu pembalut dengan karakteristik ini adalah
IN3.. Desain yang unik membuat wanita merasa nyaman sekali meskipun mengalami
keputihan yang banyak. Selain itu karena pembalut ini mengandung herbal maka
untuk keputihan patologis juga bisa digunakan dan sangat cespleng…. Sehat danmenyehatkan.
Untungnya
untuk keputihan fisiologis pada wanita hamil tidak berpengaruh terhadap janin
secara langsung, karena adanya selaput ketuban yang dapat melindungi janin.
Keputihan fisiologis atau
juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri:
·
Jumlah cairan yang
keluar terbilang sedikit
·
Cairan keputihannya
encer
·
Cairan yang keluar tidak
berbau
·
Cairan yang keluar
berwarna krem atau bening
·
Tidak menyebabkan gatal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar