Keputihan atau Fluor Albus / Pek
tay merupakan sekresi cairan vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya
dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan
keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis / normal ini adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap
bulannya dalam 3 kondisi :
1 biasanya muncul menjelang menstruasi atau
2. sesudah menstruasi
ataupun
3. masa subur.
Keputihan normal (fisiologis), ini sebenarnya
tidak berwarna putih sebenarnya .. lebih tepatnya bening. dan tidak cocok disebut keputihan, akan
tetapi untuk memudahkan memahaminya kita
sebut saja keputihan. Keputihan ini banyak dipengaruhi oleh sistem hormonal,
sehingga banyak sedikitnya sekret/cairan vagina sangat bergantung pada siklus
bulanan dan stress yang juga dapat mempengaruhi siklus bulanan itu sendiri.
· Cairan sekresi
berwarna bening, tidak lengket dan encer.
· Tidak mengeluarkan bau
yang menyengat.
· Gejala ini merupakan
proses normal sebelum atau sesudah haid dan tanda masa subur pada wanita tertentu.
· Pada wanita hamil
keputihan lebih sering timbul, karena pada saat wanita hamil, maka kekebalan
tubuhnya akan menurun.
· Pada bayi perempuan
yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat
keluar cairan akibat pengaruh hormone yang
dihasilkan oleh plasenta atau uri.
· Gadis muda
kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas biasanya gejala ini akan hilang
dengan sendirinya.
· Biasanya keputihan
yang normal tidak disertai dengan
rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau
yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari
leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi,
atau alat kelamin luar.
· Pada waktu menopause
dimana keseimbangan hormonalnya terganggu.
· Pada orang tua dimana
kekebalan tubuhnya sudah menurun dapat pula timbul Keputihan
Kabar baiknya meskipun keputihan fisiologis ini tidak menimbulkan
masalah, akan tetapi jika terlalu banyak tetap saja menimbulkan ketidak
nyamanan, dan tentu tetap membutuhkan pentiliner. Terutama kaum
wanita sekarang yang sangat aktif dalam aktivitas sangat akbrab dengan
pentiliner. karenanya sebaiknya gunakan pentiliner yang sehat yang berbahan
baku kapas murni dan mengandung herbal. sebagai solusi merawat organ
kewanitaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar